Sabtu, 07 Juli 2012

2012-2013

07072012

Jam 00.00 WIB dia masih terjaga, masih terngiang jelas saat Sang Papa membisikkan bahwa angka tujuh adalah angka yang istimewa, masih terekam jelas saat Sang Papa membagakanya dalam setiap kesempatan, menghubungkan keajaiban-keajaiban kecil dengan angka tujuh yang membuat Dhee merasa istimewa dilahirkan tanggal 07071987, ada tiga angka tujuh yang ada pada tanggal,bulan, dan tahun kelahiranya.
Seperempat abad yang lalu Dhee dipaksa untuk melihat dunia ini, dengan terpaksa dia memulai harinya di hari Selasa, setelah itu Dhee terbiasa dengan kehidupan ini. Dhee merasa sangat istimewa dengan hal-hal kecil, walaupun itu kebetulan, walaupun itu bukan untuknya, namun dia akan merasa sangat sedih dengan hal sekecil apapun yang bisa melukai orang lain.
Diusianya yang seperempat abad Dhee merasa sangat istimewa karena bisa merayakan nya sendiri dalam kegelapan malam ditempat yang asing dan tak seorangpun yang peduli. Hal itu sama sekali tak mengurangi sedikitpun kebahagiaan yang Dhee rasakan. karena di ujung sana masih ada Samu yang setia menunggu jam 00.00 WIB dan mengucapkan "Sayank.. I am really-really love U.. I am really-really misz U, semoga Bunda di sayank Allah, dan selalu menjadi malaikat di keluarga kecil kita, selalu mencintai Ayah dan menajdi penerang langkah Ayah" Dhee tak bisa berkata banyak, selain mengucap syukur kepada Allah yang telah mengirimkan penjaga buat nya sesempurna Samu.
Dua puluh empat tahun telah Dhee jalani hari tanpa kendala yang berarti, Dhee dilahirkan dari keluarga yang hebat, keluarga yang selalu bahagia dengan kesederhanaanya, keluarga yang membuatnya tak akan bisa melihat orang lain sedih dan terluka, keluarga yang mengajarinya selalu berbagi, dan keluarga yang menanamkan mimpi-mimpi indah dalam benda lunak di bawah tempurung kepalanya.

--
Dan hari ini Dhee mendapatkan kesempatan tuk mendapatkan motivasi dari seorang motivator dari www.art2morrow.co.id yang diselenggarakan oleh sekolahnya di Lembang bandung. Jam 05.00 WIB dia mengawali harinya dengan pergi ke kawah Damas, sweater yang ia gunakan tak dapat menahan udara dingin, udara itu menusuk kedalam sela-sela pori nya yang kecil,. Dingin namun kaki tetap melangkah, tuk bersahabat dengan alam, tuk menghirup udara bersih sebanyak-banyak nya, dengan tujuan menguras isi paru-paru nya yang sudah banyak terkontaminasi dengan udara yang tercemar.

--
Saat di aula gedung itu, sang motivator Bpk.Effendy menyampaikan banyak hal namun yang paling istimewa adalah saat sang motivator mengajak audiance tuk menuliskan impiannya masing-masing dalam sebuah kartu fight yang beliau bagikan. and this Dhee fight
For my Self : Aku guru Hebat, murid-muridku selalu merindukanku. Aku rekan kerja kooperatif, semua guru nyaman dekat dengan ku. Takkan ada yang bisa menggantikanku di sekolah itu. 2013 anak-anak juara lomba math dan sains. Aku guru berdedikasi. Kebanggan keluarga dan orang tua. Inspirasi sahabat dan adek-adek.
 Still for my self : 2014 2014 2014 Matematika dan Sains mudah.
2022 2022 2022 aku mempunyai sekolah setingkat sekolah ku sekarang di TRENGGALEK.
 For my Family : kebahagiaan mereka segalanya buatku. Persiapkan dana hari tua untuk ke tiga orang tua ku. Persiapkan dana buat dede kecil yang datang tahun ini. Income satu bulan 10 jta.
Dhee sama sekali tidak tahu bagaimana caranya mencapai semua yang dia impikan, namun itulah impian Dhee. Dia selalu membayangkan dia punya rumah kecil dengan aliran sungai gemercik dibelakangnya, ayunan yang ada di pohon besar, rumah pohon, tempat bermain basket, itulah rumah impian Dhee.
Bagaimana dengan sekolah? dia selalu bermimpi tuk punya sebuah sekolah di kampungnya, sekolah swasta yang hebat, di dalamnya ada satu pelajaran mendongeng dan dia mau Sang Papa lah yang akan menjadi pendongeng nya.. Sang Papa lah yang akan menanamkan mimpi-mimpi pada generasi bangsa di desanya, sehingga desanya akan menjadi desa yang hebat.
Keliling Eropa adalah salah satu impian Dhee, namun sebelum semua itu Dhee  mau berkeliling Indonesia dengan Suami dan Anak-anaknya kelak. Membangun nasionalisme sang Anak.
That's a Dhee dream's... tanpa tahu bagaimana mewujudkanya namun Dhee yakin untuk semua ini. Kata sang motivator "KALAU HATI TULUS, NIAT TULUS, ALAM SEMESTA MENDUKUNG". Seperti kehidupan yang telah Dhee alami selama 24 tahun ini. Bagaimana seorang anak desa mempunyai mimpi yang tinggi. "MILIKI CITA-CITA YANG TINGGI, KALAUPUN KAU JATUH KAU AKAN TERJATUH DI BINTANG-BINTANG" sebuah kalimat dari sang proklamator, Bung Karno.Betapa sangat indah kalimat itu terdengar selalu memotivasi Dhee untuk mengembangkan dirinya, untuk menjadi kebanggaan orang tua.
Dan sekarang di usianya yang ke dua puluh lima Dhee telah mempunyai rumah di Tangerang, rumah yang sangat sederhana, tanpa rumah pohon, tanpa lapangan basket, tanpa pohon besar, tanpa sungai yang gemericik. Namun itu adalah rumah yang nyaman, terhampar luas rumput yang hijau, udara tersirkulasi dengan baik, tetangga yang bersahabat, dan lingkungan yang sehat. Sebuah mobil Picanto Titanium Silver yang imut, lucu, dan nyaman. Walaupun sampai saat ini Dhee belum berani mengemudikanya. itu pencapaian yang waktu itu Dhee hanya bisa bermimpi tuk semua itu. Dan semua itu berkat Samu yang tak pernah lelah berjuang untuk keluarga.

^_^

NB : Thanks to my new friend di SD, my hubby Samu, sekolah yang memberi kesempatan ku satahun ke depan tuk belajar lebih banyak.