Sahabat... aku sungguh sangat menyayangi kalian, sepenuh hatiku. Aku selalu ingin tahu apa yang kalian lakukan melebihi keingintahuanku pada kekasihku. Aku selalu ingin memastikan bahwa kalian di sana bahagia dan masih mengingatku.
Sahabat... betapa sakit hatiku, saat ku tahu salah satu dari kalian sedang menangis. Dan saat ku sadar aku tak bisa berbuat apa-apa, aku hanya bisa berdoa lirih "Tuhan berikan yang terbaik buat sahabatku". Ingin rasanya saat itu, aku memelukmu dan mengatakan "Tenang aku kan selalu ada untukmu" tapi kenyataanya aku tidak selalu ada untukmu. Karna kita terpisah jarak. Dulu...dulu sekali pas kita lagi bersamapun, aku tak selalu ada untukmu.
Sahabat... kini semua berbeda, kadang aku ngrasa tak lagi mengenal sifat kalian, kadang rasa kwatir kehilangan bila lama tak ada kabar dari kalian, kadang aku ngrasa tak lagi kalian butuhkan, tapi kadang kita masih sempat merencanakan hal-hal gila yang akan kita lakukan jika kita bertemu, padahal kita sama-sama ga tahu kapan kita bisa berkumpul bersama seperti dulu. Tapi kita menghiraukanya, kita membiarkan hayalan kita menyatu dan menikmati rencana yang bukan sekedar rencana, tapi mimpi yang akan terus akan kita simpan. Dan suatu saat akan kita wujudkan.... Aku yakin saat kita menyusun rencana bertemu, kalian di sana tertawa terpingkal-pingkal sepertiku, memenuhi otak dengan ide-ide gila yang akan kita lakukan. Hfhfhf...... dan pasti kita sama-sama berbisik lirih dalam hati "Membayangkan nya aja sudah membuatku sangat bahagia". Lalu kita terdiam,...
Sahabat... jika ada salah satu dari kita melakukan kesalahan, sisanya akan saling berkomunikasi ingin mengingatkan bahwa itu kurang tepat, tapi sejuta keraguan datang mengisi kalbu. Takut.. Takut sekali. takut kamu tak lagi ceritakan semua kisahmu, takut kamu tak lagi mempercayai kami, takut membuatmu kecewa karna kau merasa kita tak mendukungmu, dan yang paling membuat takut adalah kehilangan mu.
Sahabat... sekali lagi karna kita saling menyayangi, kita akan saling mengingatkan, dan jika salah satu dari kita marah, kami yakin kemarahanmu hanya sementara. Karna kami di sini menunggu cerita suka dukamu, tangis senyumu, tiap tapak yang mengiringi keberhasilanmu. Karna itu akan membuat kami merasa hidup dalam dunia yang berbeda, dunia yang mungkin hanya bisa kami nikmati dari cerita-ceritamu.
Sahabat... sejujurnya aku sangat membanggakan kalian, ku simpan rapi semua kisah tentang kita, dan akan ku ceritakan kepada anak cucuku bahwa kita pernah ada, kita pernah merajut mimpi bersama, kita pernah melewati hal-hal sulit, dan kita pernah melakukan hal-hal gila, Bersama...
Aku tahu kita menjalani hidup yang kita pilih, tapi sampai kapanpun kita adalah sahabat,..Aku sangat merindukan kalian, sahabatku.....kalian harus tahu salah satu kebahagian terbesarku adalah bertemu kalian, kalian telah mengajariku keiklasan, berjuang, bermimpi, dan tidak menyerah pada keadaan.
P.S : If you are in trouble, if you need a hand, just call my number, because i'm your friend!
thanks mom....ga tau harus berkata apa..terimakasih kalian slalu ada utk ku walaupun kita ga bisa bertemu lgs, tp lewat doa & sms menurut ku itu sudah sangat berharga untuk ku...kebersamaan slama 4 tahun, masi terasa bgt sampe skrg,,,bahkan tiap mo maem malam, ku slalu inget kalian,,janjian beli maem ke pak mamet...pengen rasa ne makan brg ma kalian,,tp ga sama "pak teguh" tentunya..hehe
BalasHapuspas bonceng 3 itu ku masi kerasa skali...pergi ke asep beli mawut...kuliah sama pak widha yang bikin rame, sama pak karmin yang slalu inget sam kita btiga..sampe keinget pas kejadian sama pak dewanto yang blg ke buo "keberaten andeng2"apa lgi ya..byk bgt...
smga Alloh memeluk mimpi2 kita dan mengabulkan nya untuk segera dipertemukan dalam waktu dan cara yang indah...
love you.... :))
love u too buim....
BalasHapusheeh inget saat ke tewe bareng, ke jogja bareng, nonton bareng, aduh kangen bgt.... iya ni andeng2 dah di kritik banyak orang.hehehe.